Berkorban Demi Cinta ?

Oleh Nyak Uema on Friday, November 23, 2012
Sembari saya berjalan-jalan di dunia maya sambil melihat-lihat, saya menemukan sebuah forum yang memuat artikel yang begitu panjang yang saya yakin tidak seorang-pun yang sanggup menghabiskannya dengan segelas kopi.
Artikel tersebut secara khusus berbicara mengenai CINTA, cinta sejati dan keturunan-keturunannya. Panjang sekali memang artikelnya yang mungkin penulis ingin menjelaskan secara detail mengenai cinta sejati. Namun saya tertarik dengan satu potongan kecil pada artikel tersebut yang membuat saya berkeinginan untuk mempostingkannya kembali di sini. Jika sobat ingin membacanya sendiri silahkan menuju kemari (artikel tersebut sebenarnya sudah banya dicopas lagi dan lagi dan ada yang mengaku penulisnya disini, tapi ntahlah :p ).

Ya, tentang Berkorban Demi Cinta.
Saya tertarik karena ini memang hal yang tergolong rumit untuk dipahami dan dilaksanakan bagi manusia yang sedang bercinta, maksudnya menjalin hubungan cinta. Terlebih lagi bila harus ditafsirkan dari sosok yang baru atau bahkan memang belum mengenal sedikit-pun apa itu cinta, namun sudah berani bercinta.

Kembali pada pembahasan berkorban demi cinta, dalam artikel tersebut menyatakan bahwa banyak orang yang "bela-belain" berkorban apa saja demi cinta. Segalanya dilakukan atas nama cinta. Tujuannya satu, agar pasangan bahagia.
Tapi, haruskah sampai begitu?

Kebanyakan terjadi kita dapati bahwa cewek mengklaim dirinya sebagai pihak yang paling banyak berkorban untuk pasangannya. Sementara di pihak lain, banyak pula pihak prianya yang merasa telah berkorban banyak dan telaten merawat cintanya.
Terlepas dari pihak mana yang paling banyak berkorban, psikoterapis Dr. Laura Schlessinger, di Los Angeles, AS, menilai "berkorban" adalah hal terbodoh yang dilakukan orang.
Tentu, Schlessinger tak bermaksud mengajak kita untuk menjadi orang egois, dan tak pedulian. Buktinya, dia menyarankan kita untuk tetap bersabar dan menjunjung tinggi toleransi.

Keseimbangan

Lanjut pembahasan dari sana yang menyatakan juga bahwa wanita memiliki kadar toleransi dan kesabaran yang lebih tinggi dibanding pria, benarkah...?
Mungkin itulah sebabnya, wanita menjadi pihak yang lebih banyak berkorban atau mengalah.
Nyatanya, Banyak wanita yang merasa harus berkorban. Bahkan, tak sedikit wanita merasa bahagia atas pengorbanannya. Padahal, kondisi itu, jauh dari sebuah hubungan sehat.
Padahal, kebahagiaan sejati itu hanya bisa diperoleh jika ada keseimbangan. Jadi, bukan hanya wanita saja atau pria saja yang harus berkorban. Tapi harus dua-duanya.

Dalam porsi tertentu, berkorban atau mengalah akan sangat membantu sebuah hubungan. Tapi bila dibiarkan terus-terusan, kondisi itu bisa terbalik menjadi bom waktu, yang siap meledak kapan saja.
Jadi, jangan pernah takut untuk menegosiasikan setiap kondisi atau masalah yang dihadapi. Hal itu bisa menjadi pelajaran toleransi bagi pasangan, dan pelajaran otorisasi bagi Anda.

Demikian penjelasannya semoga sahabat pembaca dapat mengambil kesimpulan yang baik dalam menjalani hubungan cinta, agar tercipta sebuah hubungan yang lebih harmonis.
(kioseo)

- 18 komentar, don't worry to add comment - Komentar itu mengakrabkan :)

Supercoolzz said... November 23, 2012 at 2:01 PM

betul gan, bukannya cuman laki2 yg disuruh berkorban... tapi dua2nya..:) nice gan..:)

Thedragao Blog said... November 23, 2012 at 3:07 PM

sekedar mampir.......

Nyak Uema said... November 23, 2012 at 6:32 PM

Supercoolzz : heheh... Yupp, terima kasih sobat..
/wahaha
Thedragao Blog : Silakan sobat...

Amanda Mércuri said... November 24, 2012 at 10:55 AM

Ótimo sábado!

Beijo! ^^

Prediksi Bola said... November 24, 2012 at 11:59 AM

Cinta memang butuh pengorbanan. Tetapi sebelum salah satu berkorban, kita harus saling pengertian terlebih dahulu..

Nyak Uema said... November 24, 2012 at 2:26 PM

@Amanda Mércuri : Beijinhos .. /omg

@Prediksi Bola : Betul sekali sobat..
ternyata lebih memehami nehh.. :) heheh

Andrekocak Blog said... November 25, 2012 at 3:45 AM

Jadi Terharu Gan T_T

eittss Mampir Balik Ya :D

www.andre-tkj.net

Nyak Uema said... November 25, 2012 at 6:30 AM

Agan Andrekocak terharu..
Cem nonton sinetron ajahh... :P
wkwkwk

Supercoolzz said... November 25, 2012 at 11:26 AM

gan mana nih postingan terbarunya?
padahal disini isinya bermanfaat hlooh..:)
ane nunggu yg terbaru nih..:)

Nyak Uema said... November 25, 2012 at 11:52 AM

heheheh..
lagi nyari inspirasi kawan... :)
makasih dukungannya yaah..
semoga bermanfaat selalu.. :))

Inspire Use All said... November 26, 2012 at 5:37 PM

nangisssss

Nyak Uema said... November 26, 2012 at 7:30 PM

buat renungan mngkin gapapa kawan..

Suhendri Mr said... November 26, 2012 at 8:30 PM

Menjalin hubungan baik kepada sesama terkait artikel diatas adalah rasa cinta yang ditujukan kepada lain jenis merupakan fitrah. Tapi ada pembatas disitu, yaitu prioritas cinta sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Seharusnya kalo sama cewe mau berkorban sedemikian rupa adanya baik abstrak ataupun tidak demi cintanya, cinta kepada Tuhan harus lebih dari itu... ^_^

AdityaReinaldo said... November 26, 2012 at 10:13 PM

Thanks Infonya sobb... :D

Nyak Uema said... November 27, 2012 at 12:11 AM

@Suhendri Mr > Nah itu dia sebenarnya harapan kita kawan...
mencintai sang pencipta lebih dari sekedar mencitai makhluknya yang lemah dan fana.
melalui kutipan artikel di atas saya berharap kemelut yang terjadi antara cinta antar sesama khususnya pasangan bisa lebih baik dan harmonis.. :)

@AdityaReinaldo > welcome sob.. moga bermanfaat.. :)

Yuezha Andrean said... November 27, 2012 at 8:37 PM

Selamat malam gan, saya ingin mengajak anda untuk bekerja sama dengan saya..

Ohh iya, agan FOLLOW blog saya, nanti di FOLLBACK deh oleh saya. Berikut link'nya =>> [ YUEZHA SOFTWARE ]
Terimakasih

Nyak Uema said... November 27, 2012 at 11:57 PM

@Yuezha Andrean > Oke silahkan sob...
udah difollow blognya... :)

Blog DoFollow said... December 8, 2012 at 4:05 AM

mantap gan :D
jgn lupa mampir balik

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar disini..
Wajib akhiri komentar dengan ":)"